Tarian Lumense merupakan tarian asli yang berasal dari Tangkeno, mula-mula diciptakan oleh seorang pertapa yanfg bernama Wolia Mpehalu. disebut Wolia Mpehalu karena dia telah bertapa selama delapan hari digunung Sangia Wita.
konon, dulu diprkampungan Tangkeno sering trdengar gema gong yang dipukul dalam kesunyian malam dan sampai saat ini masih sering terdengar ketika dalam keheningan malam.pada saat itu penasaranlah si Wolia Mpehalu dengan gema gong tersebut, ia sangat penasaran darimana asal gema gong tersebut. maka ia pun memutuskan untuk pergi bersemedi di Gunung Sangia Wita dengan berbekal seadanya. pada hari kedelapan dalam pertapaannya, ia melihat seorang bidadari cantik yang turn dari kayangan berpakaian cantik dan dilengkapi dengan aksesoris yang melekat di bajunya ditemani oleh penabuh gendang, tawa-tawa, dan juga gong. maka kemudian menarilah bidadari itu diiringi dengan musik gendang, tawa-tawa dan gong kecil. ketika sedang menari muncullah sebatang pohon pisang diantara penabuh gendang dan penari (bidadari) tersebut.
maka dengan mata tajam sambil momaani dengan sebilah kelewang di tangan, kemudian ia langsung menebang pohon pisang tersebut. diyakini oleh tokoh masyarakat ketika pohon pisang tersebut berhasil ditebang maka sirnalah semua malapetaka yang menimpa masyarakat pada waktu itu dan yang akan datang,
by. Abd. Majid Ege dalm Imam Isra'
Tangeno Menyapa